
Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Siti Syahriati A. Syahrum, menambahkan bahwa pencegahan perdagangan orang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur keluarga dan masyarakat.
“Kader PKK perlu memiliki pengetahuan yang cukup agar mampu mengenali tanda-tanda kerentanan, memberikan pemahaman kepada keluarga, serta mengarahkan masyarakat untuk memperoleh bantuan melalui jalur yang tepat apabila menemukan dugaan kasus,” katanya.
Edukasi Bahaya dan Modus Perdagangan Orang
Kegiatan ini menghadirkan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang, AKP Rochsita Arsid, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, ia memberikan edukasi mengenai bahaya perdagangan orang, berbagai modus yang perlu diwaspadai, serta pentingnya meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap situasi yang berpotensi mengarah pada eksploitasi.
“Kami mengajak para kader TP PKK untuk menjadi penggerak di tengah masyarakat dengan membangun kepedulian dan keberanian untuk bertindak ketika menemukan indikasi perdagangan orang,” ujarnya.
Ia menekankan agar masyarakat tidak mengabaikan tanda-tanda mencurigakan, serta segera mencari pertolongan dan melaporkan kepada pihak yang berwenang apabila menghadapi atau mengetahui dugaan TPPO.





