
Perempuan dan anak, kata Melinda, menjadi kelompok yang rentan terhadap berbagai modus perdagangan orang, mulai dari penipuan pekerjaan, iming-iming gaji besar, hingga bentuk eksploitasi lainnya.
“Melalui tema Kenali, Waspadai, Cegah: Bersama Keluarga Melawan Perdagangan Orang, kita ingin menegaskan kembali bahwa benteng pertahanan utama untuk melawan trafficking berawal dari dalam rumah,” ujar Melinda.
Kader PKK Didorong Jadi Penggerak Pencegahan
Melinda menjelaskan, melalui Program KIAT, TP PKK Kota Makassar mendorong keluarga untuk kenali, yakni memahami bentuk, modus operandi, serta ciri-ciri awal praktik perdagangan orang.
Selanjutnya, waspadai dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan maupun tawaran ke luar daerah yang tidak jelas legalitasnya. Sementara cegah diwujudkan melalui komunikasi terbuka dalam keluarga, edukasi kepada anak, serta keberanian melaporkan jika menemukan kejanggalan di lingkungan sekitar.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader PKK mulai dari tingkat kota hingga Dasawisma. Menurutnya, kader merupakan salah satu ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga memiliki posisi strategis dalam menyampaikan edukasi dan membangun kewaspadaan keluarga terhadap potensi TPPO.





