MakassarNews

Hadir di Unhas, Menteri UMKM Dorong Wirausaha Berani Memulai dan Mampu Memberi Dampak

Ekosistem tersebut sekaligus membuka jalur bagi hasil riset dan inovasi Unhas untuk berkembang menjadi produk, startup, spin-off, lisensi teknologi, maupun usaha yang memiliki nilai ekonomi dan sosial.

“Rantai riset, inovasi, hilirisasi, komersialisasi, kewirausahaan, hingga dampak merupakan pendekatan yang didorong agar pengetahuan dari kampus memiliki keberlanjutan setelah menghasilkan prototipe,” ujar Prof. Amir.

Ia menegaskan, kewirausahaan tidak boleh berhenti pada pelatihan dan seminar. Para pelaku usaha harus memperoleh akses nyata terhadap berbagai kebutuhan pengembangan usaha.

BACA JUGA  Andalkan Inovasi SALAMA, BPBD Makassar Perkuat Edukasi Kebencanaan Anak Menuju IGA 2026

“Kewirausahaan tidak boleh berhenti pada pelatihan dan seminar. Wirausaha harus memperoleh akses nyata, akses terhadap pembiayaan, teknologi, pasar, legalitas, sertifikasi, pendampingan, serta jaringan mitra bisnis. Inilah yang menurut kami merupakan kekuatan Bursa Wirausaha Unggulan. Peserta yang telah dikurasi dipertemukan langsung dengan lembaga pembiayaan, mitra pasar hingga berbagai pemangku kepentingan,” jelasnya.

Bursa Wirausaha Unggulan merupakan tahap graduasi dari rangkaian pelatihan, pendampingan, dan inkubasi yang telah diberikan, khususnya oleh lembaga inkubator.

Lihat Semua

BACA JUGA  KKN-TB Unhas Layani 64 Warga dan Dampingi 13 Anak Pascagempa Manggarai Timur
Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button