
“Kesehatan mental mencakup kemampuan seseorang untuk mengelola emosi, menghadapi tekanan, berfungsi dalam kehidupan sehari-hari, membangun hubungan, dan menemukan makna. Karena itu, kesehatan mental perlu menjadi perhatian bersama, sebagaimana kita memperhatikan kesehatan fisik,” ungkap Akhmad Edwin.
Ia menambahkan, pemahaman mengenai kesehatan mental perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mampu mengenali kondisi diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Dukungan keluarga, komunikasi yang baik, dan lingkungan sosial yang positif juga berperan dalam membantu seseorang menghadapi tekanan kehidupan.
“Membangun kesehatan mental membutuhkan lingkungan yang mendukung, komunikasi yang baik, dan kepedulian terhadap kondisi diri maupun orang lain. Ketika seseorang mampu mengenali dan mengelola tekanan dengan baik, hal tersebut dapat membantu dirinya menjalankan kehidupan sehari-hari secara lebih sehat,” katanya.
Pada sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan kepada para narasumber. Pembahasan mencakup cara menjaga konsistensi penerapan GERMAS di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta langkah yang dapat dilakukan untuk menghadapi tekanan dalam kehidupan sehari-hari agar kesehatan mental tetap terjaga.





