
“Kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, melalui kegiatan pengawasan ini kami ingin memastikan program pemerintah di bidang kesehatan dapat terus disampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rezeki Nur.
Ia juga mengajak masyarakat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, dimulai dari diri sendiri dan keluarga hingga lingkungan tempat tinggal.
“Pemerintah memiliki program dan kebijakan, tetapi keberhasilannya sangat membutuhkan partisipasi masyarakat. Pola hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian menjadi kebiasaan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Kegiatan ini menghadirkan DR. Nursaidah Sirajuddin yang membawakan materi tentang GERMAS serta DR. Akhmad Edwin Indra Pratama, SP, BS, yang membahas kesehatan mental. Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh moderator Ratno Nur Suryadi, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya, Nursaidah Sirajuddin menjelaskan bahwa GERMAS bertujuan membangun budaya hidup sehat sekaligus mendorong masyarakat meninggalkan kebiasaan yang berisiko bagi kesehatan. Penerapan gerakan tersebut membutuhkan kesadaran dan konsistensi agar perilaku sehat dapat menjadi bagian dari rutinitas masyarakat.





