
“Jangan takut salah ketika berbicara. Jangan takut untuk tampil. Karena setiap suara yang disampaikan dengan niat baik dapat menjadi awal dari sebuah perubahan,” pesan Melinda.
Selain kemampuan berbicara, Melinda juga mengingatkan pentingnya menjadi pendengar yang baik. Menurutnya, komunikasi efektif harus berjalan dua arah agar kebutuhan dan persoalan setiap pihak dapat dipahami dengan lebih baik.
“Komunikasi yang efektif bukan hanya tentang seberapa baik kita berbicara, tetapi juga seberapa baik kita mendengarkan,” jelasnya.
Dengan mendengarkan guru, kata Melinda, Bunda PAUD dapat memahami tantangan yang dihadapi di lapangan. Sementara dengan mendengarkan orang tua, kebutuhan keluarga dapat lebih dipahami. Begitu pula dengan mendengarkan anak, sehingga orang dewasa dapat memahami dunia dan kebutuhan mereka.
Melinda menilai komunikasi yang baik menjadi dasar terbentuknya kolaborasi. Selanjutnya, kolaborasi tersebut dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas PAUD di Kota Makassar.
“Dari komunikasi yang baik, lahirlah kolaborasi. Dari kolaborasi, lahirlah gerakan. Dan dari gerakan bersama, kita dapat membangun PAUD yang semakin berkualitas,” ungkapnya.





