
“Ini adalah upaya yang kita lakukan bersama untuk memaksimalkan progres digitalisasi di dalam sistem Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan jaminan terhadap transparansi dan akuntabilitas, mempermudah layanan dan akses layanan dari pemerintah ke masyarakat,” kata Munafri.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga harus memberikan kemudahan dan mempercepat pelayanan publik. Berbagai aplikasi dan platform digital yang dikembangkan Pemkot Makassar diharapkan tidak berhenti sebagai inovasi teknologi, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Munafri menegaskan, keberhasilan digitalisasi tidak cukup diukur dari jumlah aplikasi yang tersedia. Teknologi harus mampu menjawab persoalan pelayanan, memperluas akses masyarakat, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Inilah yang terus kita kembangkan dengan berbagai platform yang ada di pemerintah kota supaya percepatan akses digitalisasi ini benar-benar tidak hanya menjadi sebuah gerakan, tapi memberikan dampak nyata untuk bisa semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.
Predikat TP2DD Terbaik 2026 tersebut menjadi bagian dari pengakuan atas pengembangan digitalisasi Pemkot Makassar, khususnya dalam memperkuat layanan publik serta transaksi dan tata kelola keuangan daerah berbasis digital. (*)





