
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai membenahi kawasan pusat kota melalui revitalisasi jalur pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin. Penataan ini diarahkan menjadi model pengembangan kawasan pejalan kaki yang terintegrasi dengan ruang hijau, utilitas, drainase, dan akses bagi penyandang disabilitas.
Pekerjaan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar tersebut mencakup total panjang sekitar 652,9 meter, terdiri dari sekitar 427 meter di Jalan Kajaolalido dan 225 meter di Jalan MH Thamrin.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Kota Makassar, Muhammad Amin, mengatakan revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembenahan permukaan trotoar. Penataan juga mencakup sejumlah utilitas yang berada di sepanjang koridor serta pengaturan vegetasi agar kawasan lebih tertata.
Konsep teknis yang digunakan turut mengadopsi stamp concrete dan beton berpori atau porous concrete. Material tersebut memungkinkan air lebih mudah meresap ke dalam tanah sehingga mendukung pengelolaan air permukaan di kawasan pedestrian.
“Yang berbeda dari pekerjaan sebelumnya adalah kami mencoba menggunakan stamp concrete dan beton berpori. Ketika disiram air, air dapat langsung terserap,” kata Amin.





