
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Makassar, mulai dilirik bukan hanya sebagai lokasi pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai aset lingkungan yang berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Potensi tersebut berasal dari gas metana yang terbentuk dari timbunan sampah di TPA Tamangapa. Pemerintah Kota Makassar kini menjajaki kemungkinan menangkap dan mengelola gas tersebut untuk mendukung pengurangan emisi sekaligus membuka peluang pemanfaatan melalui perdagangan karbon.
Penjajakan itu dibahas dalam audiensi antara Pemerintah Kota Makassar dan Oikos Earth bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (1/10/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar, Melinda Aksa.
CEO Oikos Earth, Muh. Syiraz, mengatakan pihaknya tengah mengeksplorasi potensi proyek pengurangan emisi berbasis pengelolaan gas metana dari timbunan sampah TPA Tamangapa.
Menurutnya, TPA Tamangapa memiliki potensi yang cukup besar karena telah menampung sampah sejak dekade 1990-an. Timbunan material organik yang mengalami proses pembusukan dalam waktu panjang menghasilkan gas metana yang dapat ditangkap menggunakan sistem khusus.





