
Ia berharap Makassar Leadership Summit maupun event nasional dan internasional lainnya dapat berkembang menjadi agenda yang semakin inklusif dengan melibatkan lebih banyak masyarakat, khususnya dari kawasan Indonesia Timur.
“Saya berharap tahun depan kegiatan ini tidak hanya besar, tapi kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang tumbuh oleh seluruh masyarakat, khususnya yang ada di Indonesia Timur,” harapnya.
Selain pengembangan ekonomi melalui event, Munafri memaparkan sejumlah transformasi yang dilakukan Pemkot Makassar dalam meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya melalui pengembangan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas dan menyelenggarakan berbagai kegiatan.
Pemkot Makassar juga mendorong digitalisasi pelayanan melalui Lontara Apps. Platform tersebut mengintegrasikan ratusan aplikasi ke dalam satu ekosistem layanan digital sehingga pemerintah dapat memantau pengaduan sekaligus membangun interaksi yang lebih cepat dengan masyarakat.
“Dari Lontara Apps inilah kita bisa tahu pengaduan-pengaduan masyarakat, kita bisa berinteraksi antara pemerintah dengan masyarakat,” beber Munafri.





