
“Semoga setelah dari Makassar, kami bisa mengajak seluruh PAUD di Kota Tarakan untuk menjadi PAUD HI. Saat ini Kota Tarakan masih berada pada predikat Madya dan ada beberapa kategori yang perlu kami penuhi, salah satunya pengembangan TK HI,” katanya.
Di TK Negeri Kecamatan Rappocini, rombongan juga mendapat pemaparan dari Kepala Sekolah Zusanna Syarid mengenai pengelolaan sentra, pembentukan karakter, pembiasaan positif, hingga pola keterlibatan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Sekolah Islam Athirah. Di sana, rombongan mempelajari secara langsung proses pembelajaran sekaligus mendapat penjelasan mengenai pengelolaan sentra, penerapan kurikulum, program unggulan, penguatan karakter, serta strategi pengembangan satuan pendidikan pada Kelompok Bermain dan TK Islam Athirah.
Rangkaian studi tiru tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran pengalaman antardaerah sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, holistik, integratif, dan ramah anak. (*)





