
Padukan Pelestarian Budaya dan Ketahanan Wilayah
Selain pelayanan dan pemberdayaan ekonomi, Gunung Sari memasukkan pelestarian budaya sebagai bagian dari inovasi wilayah. Tradisi adat Pasili dan aktivitas sanggar seni terus dijaga sebagai upaya mempertahankan identitas lokal di tengah perkembangan perkotaan.
Sementara itu, aspek keamanan dan mitigasi bencana diperkuat melalui koordinasi tiga pilar bersama TNI-Polri, Linmas, Poskamling, serta Panggawa Bencana Kelurahan.
Melalui “Simpul Nusantara”, Kelurahan Gunung Sari berupaya menunjukkan bahwa inovasi pemerintahan di tingkat kelurahan dapat berjalan beriringan dengan partisipasi warga, pelestarian budaya, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Makassar memperlihatkan praktik tata kelola wilayah yang terintegrasi dalam penilaian kelurahan berprestasi tingkat nasional 2026. (*)





