
Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, berani mengeksplorasi hal baru, serta menjadikan proses belajar sebagai ruang untuk mengembangkan potensi.
Kepada peserta GEOMETRI 2026, Aliyah juga berpesan agar aktif berdiskusi, berani mencoba, dan tidak menjadikan kesalahan sebagai penghalang dalam belajar.
“Dari proses mencoba, kita belajar. Dari kesalahan, kita menemukan pengalaman. Dan dari pengalaman, kita membangun masa depan. Mari kita jadikan matematika bukan sekadar ilmu untuk menyelesaikan soal, tetapi ilmu untuk menyelesaikan persoalan kehidupan,” pesannya.
Pembukaan GEOMETRI 2026 turut dihadiri Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Makassar, H. Akhmad Namsum, S.Ag., M.M., serta Wakil Dekan III FMIPA UNM, Prof. Uca, S.Si., M.P., Ph.D., yang mewakili Dekan FMIPA UNM.
Hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noptiadi, S.STP., M.M., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Jurusan Matematika FMIPA UNM, Ja’faruddin, S.Pd., M.Pd., Ph.D., serta Ketua Umum HMJ Matematika FMIPA UNM periode 2026–2027, Muhammad Hidayat Situru, bersama jajaran pengurus.





