
Untuk memperkuat sektor industri, Munafri mengusulkan kebijakan insentif bagi bahan baku yang masuk ke Makassar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Menurutnya, langkah tersebut dapat mendorong pertumbuhan industri lokal, memperkuat rantai pasok, dan membuka peluang pengembangan industri turunan.
Ia secara khusus menyoroti tantangan industri garmen yang masih menghadapi tingginya biaya bahan baku.
“Yang kami inginkan untuk membangun industri dan turunan industri yang ada, harusnya ada kebijakan dari pemerintah juga untuk memberikan insentif terhadap barang masuk sebagai bahan baku untuk diolah di tempat kami,” ujarnya.
Selain industri, Munafri meminta dukungan pembangunan infrastruktur yang dapat menunjang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebagai kota yang kerap menjadi tuan rumah kegiatan nasional dan internasional, Makassar dinilai membutuhkan fasilitas representatif untuk penyelenggaraan pertunjukan seni, budaya, serta kegiatan berskala besar.
“Beberapa tambahan infrastruktur, khususnya industri seni dan pagelaran. Di sini kami tidak punya satu tempat yang representatif untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan MICE yang cukup atau yang lebih spesifik,” ungkapnya.





