
Meski demikian, Munafri meminta Dinas Kesehatan, direktur rumah sakit, dan seluruh puskesmas meningkatkan kesiapsiagaan agar pelayanan tetap optimal apabila jumlah pasien bertambah.
Pemkot Makassar juga masih mengevaluasi kemungkinan penerapan pembelajaran dari rumah bagi siswa. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan hasil pemantauan kualitas udara dari instansi berwenang.
Sementara itu, masyarakat diimbau menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit jantung maupun gangguan pernapasan.
Terpisah, Direktur Utama RSUD Daya Makassar, dr. Andi Any Muliany, mengatakan kunjungan pasien anak dan dewasa, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD), mengalami peningkatan. Penggunaan obat untuk menangani keluhan seperti batuk, demam, dan alergi juga meningkat sekitar 80 persen pada September hingga Oktober.
Meski demikian, pihak rumah sakit belum menemukan pasien dengan kondisi berat. Pasien yang mengalami batuk dan sesak napas umumnya berada dalam kondisi stabil dan menunjukkan perbaikan setelah mendapatkan penanganan medis.





