
Menurut Farida, hasil pemeriksaan diharapkan dapat menyediakan informasi kesehatan yang diperlukan sebagai bagian dari proses seleksi bakal calon rektor, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami merekomendasikan RS Unhas sebagai tempat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon rektor, karena tahapan ini membutuhkan dukungan layanan medis yang mencakup berbagai aspek kesehatan,” jelas Prof. Farida.
Direktur Utama RS Unhas, dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M.(K), menyebut kepercayaan yang diberikan UNM sebagai motivasi bagi rumah sakit untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat profesionalisme tenaga kesehatan.
Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan bagi para bakal calon rektor membutuhkan koordinasi yang baik serta dukungan layanan medis terintegrasi agar seluruh tahapan berjalan profesional dan sesuai standar pelayanan yang berlaku.
“Kepercayaan dari UNM merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk memastikan setiap tahapan pemeriksaan berjalan secara profesional, terkoordinasi, dan sesuai standar pelayanan,” ujar dr. Ichsan.
Adapun rangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan laboratorium, penyakit dalam, neurologi, telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), radiologi, jantung, mata, ultrasonografi (USG), serta pemeriksaan urine untuk mendeteksi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).





