
“Kota Makan Enak”: Kuliner dari Pagi Hingga Malam
Dalam gagasannya, Aliyah menekankan bahwa sektor gastronomi merupakan identitas kuat yang selalu membekas di hati para pelancong.
“Sesungguhnya Kota Makassar selama ini dijuluki sebagai Kota Makan Enak. Jadi, setiap tamu yang datang ke Makassar, salah satu yang kami tawarkan memang kulinernya. Kalau berkunjung ke Makassar, siap-siap overweight, bukan hanya bagasinya, tetapi juga berat badannya,” kelakar Aliyah yang disambut hangat para peserta.
Ia menjabarkan kekayaan kuliner Makassar yang bisa dinikmati sepanjang hari—mulai dari Coto dan Nasi Kuning untuk sarapan, hidangan laut segar di siang hari, hingga Songkolo Bagadang saat larut malam. Bagi Pemkot Makassar, kuliner bukan sekadar hidangan, melainkan bagian dari warisan budaya yang wajib dilestarikan.
Sensasi Sunset Sailing Berlayar Kapal Pinisi
Selain kuliner, Aliyah turut menyoroti potensi bahari Makassar yang memiliki sekitar 12 gugusan pulau. Salah satu magnet wisata yang kini tengah populer adalah paket sunset sailing.
“Kami juga memiliki kurang lebih 12 kepulauan di Kota Makassar. Akhir-akhir ini, salah satu yang menjadi favorit tamu adalah sunset sailing, menikmati matahari terbenam dengan kapal pinisi dan kuliner yang kami siapkan di kapal,” papar Aliyah.





