
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar melalui Bidang Penggerakan kembali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Program Bangga Kencana ke-IV, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Makassar ini menjadi agenda rutin bulanan untuk memantau capaian kinerja Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).
Monitoring dan evaluasi tersebut melibatkan kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub-PPKBD yang berperan mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di tingkat kelurahan.
Dalam kegiatan ini, sejumlah indikator menjadi fokus pembahasan, mulai dari capaian laporan bulanan melalui Sistem Informasi Keluarga dan Data (SIKEDE), laporan kelompok kegiatan (Poktan), hingga perkembangan penginputan data Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) serta verifikasi dan validasi (verval).
Evaluasi juga mencakup laporan kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), serta Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA). Pelaporan tersebut menjadi bagian dari pemantauan pelaksanaan kegiatan pembangunan keluarga di masyarakat.
Selain itu, capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait penyaluran kepada kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, turut menjadi perhatian. Pemantauan juga dilakukan terhadap capaian peserta KB aktif, peserta KB baru, serta angka unmet need atau kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi di setiap kelurahan.
Pembahasan berbagai indikator tersebut bertujuan membantu mengidentifikasi perkembangan program sekaligus menemukan kendala yang membutuhkan tindak lanjut. Data yang dilaporkan kader menjadi salah satu bahan untuk melihat pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi di lapangan.
DPPKB Makassar mendorong kader IMP untuk terus bersinergi dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dalam meningkatkan kualitas pelaporan, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi ini penting agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Melalui monitoring dan evaluasi rutin, DPPKB Makassar berharap kinerja kader IMP semakin optimal dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana serta mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. (*)





