
Ia menegaskan, pengaduan masyarakat harus direspons dalam waktu 2 x 24 jam. Jika tidak ditangani, laporan tersebut akan diteruskan kepadanya.
Kedua, Makassar Creative Hub, yang menyediakan pelatihan keterampilan gratis bagi generasi muda, mulai dari tata rias hingga barista. Program ini beroperasi di kawasan Pantai Losari dan Jalan Nusantara, dengan rencana perluasan lokasi serta kolaborasi bersama sejumlah pihak, termasuk Apple Academy dan Netflix.
Ketiga, perluasan akses air bersih melalui pemberian sambungan gratis bagi warga yang belum terlayani jaringan perpipaan serta pembenahan distribusi. Upaya ini ditujukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama menghadapi potensi musim kemarau berkepanjangan.
Keempat, seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP negeri. Program yang masih dalam proses pelaksanaan ini menargetkan sekitar 33.000 anak. Selain mendukung kebutuhan pendidikan, bantuan tersebut diharapkan meringankan pengeluaran rumah tangga.
Kelima, pengelolaan sampah dari sumbernya melalui pemilahan sampah organik dan anorganik, penguatan bank sampah, serta pengolahan sampah menjadi kompos dan produk bernilai ekonomi. Pemkot Makassar juga mendorong pembenahan TPA Tamangapa, pemanfaatan kompos untuk urban farming, dan pengembangan energi dari gas metana.





