MakassarNews

Munafri Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, 1.500 Santri Makassar Ikuti Munaqasyah

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Muhammad Syarief, menjelaskan bahwa munaqasyah tidak hanya menjadi ujian akhir bagi santri, tetapi juga instrumen evaluasi untuk mengukur kualitas pembelajaran di TPQ.

Materi yang diuji mencakup kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an, ketepatan tajwid, serta hafalan surat-surat pendek sesuai dengan materi yang telah dipelajari.

“Ini merupakan ujian akhir untuk menguji kembali kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an anak-anak. Hasilnya menjadi bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran mereka selama ini,” ungkap Syarief.

BACA JUGA  BPBD Kota Makassar Dorong Livable dan Resilient City Melalui Peningkatan Kapasitas

Ia menegaskan, peserta tidak otomatis dinyatakan lulus hanya karena mengikuti ujian. Setiap santri harus memenuhi standar kemampuan yang ditetapkan agar syahadah atau sertifikat yang diberikan sesuai dengan kompetensi mereka.

“Jadi, ini masih tahapan ujian. Tidak serta-merta semua dinyatakan lulus. Bagi yang belum memenuhi kriteria, akan diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian kembali pada tahun mendatang,” katanya.

Menurut Syarief, mekanisme tersebut diperlukan untuk menjaga mutu pendidikan Al-Qur’an sekaligus mendorong pengelola TPQ meningkatkan kualitas pengajaran secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Mentri PAN-RB Resmikan MPP Makassar 'Sombere and Smart'

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button