
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, mengajak seluruh kader memperkuat pemberdayaan keluarga melalui program inovatif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Melinda saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kota Makassar Tahun 2026 di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (25/10/2026).
Ia menegaskan, peringatan HKG PKK harus menjadi momentum evaluasi dan penguatan peran organisasi dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurut Melinda, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari kemajuan infrastruktur, pelaksanaan program, atau penghargaan yang diraih, tetapi juga dari perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.
“Kita tidak cukup hanya melihat pembangunan dari infrastruktur, program yang terlaksana, atau penghargaan yang berhasil diraih. Pembangunan juga harus terasa di dalam rumah tangga, terlihat dari anak-anak yang tumbuh sehat, keluarga yang semakin mandiri secara ekonomi, serta lingkungan tempat tinggal yang bersih, sehat, dan nyaman,” tegasnya.
Melinda menyebut keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Karena itu, kader PKK memiliki peran strategis untuk menghubungkan program organisasi dengan kebutuhan keluarga di lingkungan masing-masing.
Ia mendorong penguatan 10 Program Pokok PKK melalui kegiatan yang inovatif dan relevan dengan tantangan masyarakat saat ini. Upaya tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti membiasakan pola hidup bersih dan sehat, memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan, mendukung usaha mikro dan kecil (UMK), serta membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari rumah.
Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar apabila melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar.
Selain kesehatan dan kebersihan lingkungan, Melinda menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga serta peningkatan peran perempuan dalam pembangunan. Ia berharap kader PKK dapat membuka peluang bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan memanfaatkan potensi usaha lokal.
“Dari keluarga yang berdaya, kita bangun masyarakat yang sejahtera. Dari kader yang bergerak, kita wujudkan Makassar yang lebih baik. Dan dari kebersamaan, kita kuatkan gerakan PKK untuk masa depan,” ujarnya.
Melinda juga mengajak seluruh jajaran TP PKK, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga kelompok dasawisma, memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar program pemberdayaan berjalan efektif serta tepat sasaran.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan kader tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Setiap program perlu memberikan perubahan positif yang dapat dirasakan oleh keluarga sasaran.
Melalui momentum HKG PKK ke-54, Melinda berharap gerakan PKK di Makassar semakin aktif menghadirkan program yang berkelanjutan untuk membangun keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Ia menegaskan, dampak nyata bagi masyarakat harus menjadi tolok ukur utama keberhasilan gerakan PKK dalam mendukung peningkatan kualitas hidup warga Kota Makassar. (*)





