
“Perjalanan setelah wisuda tidak selalu berlangsung sesuai rencana. Kesulitan memperoleh pekerjaan atau menemukan bidang kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikan merupakan bagian dari tantangan yang mungkin dihadapi. Karena itu, ketekunan, integritas, dan kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan perlu menyertai setiap langkah lulusan dalam membangun karier,” tambah Prof. JJ.
Dirinya berharap, agar para lulusan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi terus membangun kapasitas dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Ijazah yang diterima merupakan awal. Menurut Prof. JJ, pengakuan yang sesungguhnya datang dari karya yang para lulusan hasilkan melalui proses panjang dan tekun.
Prosesi wisuda berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, dalam dua sesi. Sesi pertama pada Senin (26/10) diikuti 726 wisudawan, sedangkan sesi kedua pada Selasa (27/10) diikuti 881 wisudawan. Dari total tersebut, sebanyak 978 orang atau 60,86 persen merupakan perempuan dan 629 orang atau 39,14 persen merupakan laki-laki. (*/mir)





