
Menurut Roem, berbagai program yang disiapkan merupakan kegiatan masing-masing OPD yang disinergikan dalam satu rangkaian perayaan. Cakupannya meliputi sektor kesehatan, sosial, lingkungan, administrasi kependudukan, pariwisata, olahraga, seni budaya, hingga pemberdayaan ekonomi.
Ia menjelaskan, Pemkot Makassar berupaya mengurangi kegiatan yang hanya bersifat seremoni dan mengutamakan agenda yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Salah satu program utama adalah bedah 419 rumah warga yang dilaksanakan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Program ini ditujukan untuk membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam momentum hari jadi kota.
Di bidang sosial, Dinas Sosial menyiapkan nikah massal gratis bagi 210 pasangan. Pelaksanaan nikah massal dijadwalkan pada 10 November 2026, sedangkan resepsinya direncanakan berlangsung pada 15 November 2026.
Pemkot Makassar juga menghadirkan sejumlah layanan kesehatan, termasuk sunatan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta operasi bibir sumbing dan langit-langit di RSUD Daya.





