MakassarNews

Makassar Bidik 200 Emas di Porprov Sulsel 2026, Munafri Siapkan Bonus Atlet

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk mempertahankan dominasi Makassar di ajang olahraga tingkat provinsi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan kontingen Makassar menargetkan gelar juara umum dengan raihan minimal 200 medali emas pada Porprov yang berlangsung di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo, 7–14 November 2026.

Target tersebut disampaikan Munafri saat melepas kontingen Kota Makassar yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Selasa (27/10/2026).

“Pertahankan gelar juara, harumkan olahraga Makassar menuju pentas nasional,” pesan Munafri yang akrab disapa Appi kepada para atlet, pelatih, dan ofisial.

Ia mengatakan, pelepasan kontingen bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan hasil persiapan, kedisiplinan, dan kerja keras atlet selama menjalani pembinaan.

Appi optimistis Makassar mampu kembali meraih prestasi terbaik. Ia meminta seluruh atlet memaksimalkan kemampuan dan menjaga semangat juang selama pertandingan berlangsung.

“Besar harapan kita untuk bisa memberikan hasil yang maksimal, hasil yang terbaik, dan yang lebih penting lagi, mempertahankan predikat juara umum dengan penambahan medali emas seperti yang ditargetkan, minimal 200 medali emas,” ujarnya.

Menurutnya, prestasi olahraga membutuhkan proses panjang melalui latihan teratur, pembinaan berkelanjutan, serta kedisiplinan. Karena itu, ia mengingatkan atlet agar bertanding dengan percaya diri dan pantang menyerah.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Pimpin PSSI Sulsel 2026–2030, Siapkan Pembenahan Sepak Bola Daerah

Kontingen Makassar diperkuat 1.171 personel, terdiri atas 824 atlet, 153 pelatih, 126 ofisial, dan 23 mekanik. Dari jumlah atlet tersebut, 483 merupakan atlet putra dan 341 atlet putri.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, dipercaya memimpin kontingen sebagai ketua. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa Makassar akan mengikuti seluruh 45 cabang olahraga utama yang dipertandingkan.

Sebanyak 24 cabang olahraga akan berlangsung di Kabupaten Bone, sedangkan 21 cabang olahraga lainnya digelar di Kabupaten Wajo. Makassar juga berpartisipasi dalam empat cabang olahraga ekshibisi dari total 10 cabang yang dipertandingkan.

Selain personel kontingen, terdapat 116 panitia pendukung yang membantu memenuhi kebutuhan selama pelaksanaan kompetisi. Dengan demikian, total personel yang terlibat mencapai 1.287 orang.

Zulkifly mengapresiasi dukungan Pemkot Makassar terhadap pembinaan olahraga dan berharap perhatian tersebut menjadi motivasi tambahan bagi atlet serta seluruh unsur kontingen untuk mempertahankan prestasi di tingkat provinsi.

Selain mengejar target medali, Appi menekankan pentingnya sportivitas dan sikap profesional. Ia meminta atlet menghormati lawan, mematuhi peraturan pertandingan, serta menjaga nama baik Kota Makassar selama berada di Bone dan Wajo.

Menurutnya, Porprov bukan hanya ajang perebutan medali, tetapi juga kesempatan mempererat persaudaraan dan persatuan masyarakat Sulawesi Selatan melalui olahraga.

Munafri juga berencana hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada kontingen selama pelaksanaan Porprov. Sementara itu, Zulkifly berharap wali kota dapat menghadiri pembukaan ajang tersebut di Kabupaten Bone.

BACA JUGA  Munafri-Aliyah Apresiasi Kemenangan Perdana PSM Makassar di Super League 2025-2026

Terkait bonus atlet, Munafri memastikan Pemkot Makassar tengah menghitung skema penghargaan bagi atlet yang berhasil meraih medali. Meski nominalnya belum ditetapkan, ia memastikan bonus akan disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan atlet.

“Kami sedang menghitung benar-benar, tetapi insya Allah akan ada bonus yang disiapkan,” katanya.

Di sisi lain, Munafri menegaskan bahwa peningkatan prestasi olahraga tidak cukup hanya mengandalkan bonus. Ketersediaan infrastruktur dan fasilitas latihan yang memadai juga diperlukan untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia mengakui sejumlah fasilitas olahraga yang selama ini digunakan di Makassar bukan milik pemerintah kota. Karena itu, Pemkot Makassar berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak sekaligus merencanakan pembangunan sarana olahraga sesuai kebutuhan.

“Kami sedang mencoba membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan tersebut. Kami juga akan membangun infrastruktur yang memang dibutuhkan bagi pembinaan olahraga di kota ini,” jelasnya.

Melalui target minimal 200 medali emas, pemberian bonus bagi atlet berprestasi, dan penguatan fasilitas olahraga, Pemkot Makassar berharap Porprov XVIII Sulsel 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga daerah.

Pemerintah kota juga menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama Makassar ke ajang yang lebih tinggi. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button