
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan RI, atas kepercayaan yang diberikan kepada Makassar sebagai tuan rumah KMI 2026.
Munafri menilai konferensi tersebut menjadi ruang strategis bagi insan musik untuk bertemu, bertukar gagasan, serta membahas tantangan dan peluang pengembangan industri musik nasional.
Ia berharap musik tidak hanya berkembang sebagai bagian dari seni dan budaya, tetapi juga mampu menjadi sektor ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan para musisi.
“Kita berharap musik bukan hanya menjadi wilayah seni, tetapi juga bisa menjadi mesin ekonomi baru untuk memastikan musik mampu menghasilkan nilai ekonomi yang baik bagi para musisi,” jelasnya.
Menurut Munafri, penyelenggaraan KMI 2026 juga memberikan keuntungan bagi Makassar karena menghadirkan ratusan musisi dan pelaku industri dari berbagai daerah, sekaligus membuka peluang eksposur di tingkat nasional maupun internasional.
Kehadiran pelaku industri dan jejaring musik internasional dinilai dapat memperluas kesempatan musisi lokal untuk membangun koneksi, bertukar pengalaman, serta memperkenalkan karya mereka ke pasar yang lebih luas.





