MakassarNews

OJK Tutup SYAFIF 2026, Catat Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.307 Triliun, Tumbuh 9,28 Persen

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Industri keuangan syariah Indonesia mencatatkan pertumbuhan positif dengan total aset mencapai Rp3.307,23 triliun atau meningkat 9,28 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan sektor keuangan syariah di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Data tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, saat penutupan rangkaian Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026, Minggu (1/11/2026).

Dari total aset tersebut, sektor perbankan syariah menyumbang Rp1.108,25 triliun, sedangkan pasar modal syariah mencatatkan aset sekitar Rp2.070 triliun.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Dorong Kader IMM Berdaya, Garap Dua Lorong Urban Farming

Pertumbuhan juga tercermin pada pembiayaan perbankan syariah yang meningkat 12,5 persen menjadi Rp757,8 triliun. Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mengalami kenaikan sebesar 7,6 persen.

Friderica menegaskan, tantangan ekonomi global tidak boleh menjadi penghambat bagi pengembangan industri keuangan nasional, termasuk sektor keuangan syariah. Karena itu, stabilitas dan pertumbuhan industri perlu terus dijaga melalui sinergi regulator, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button