
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin menerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam agenda Rapat Koordinasi. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, pukul 15.00 Wita, Kamis (05/03).
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong hilirisasi riset, termasuk pengembangan produk kesehatan dan farmasi.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menekankan pentingnya hilirisasi inovasi yang dihasilkan sivitas akademika.
Menurutnya, Unhas memiliki berbagai prototipe produk hasil penelitian yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut dan memerlukan dukungan regulasi dari BPOM.
“Produk inovasi yang dihasilkan di Unhas memiliki potensi besar untuk dihilirisasikan. Kami ingin Unhas menjadi contoh pemanfaatan layanan BPOM untuk mempercepat pemanfaatan produk riset. Kami menghadirkan kelompok kerja bersama sebagai langkah nyata untuk menjemput bola,” jelas Prof JJ.
Prof JJ menambahkan, berbagai inovasi telah dihasilkan oleh para peneliti, termasuk dari Fakultas Farmasi yang mengembangkan sejumlah produk berbasis riset yang memerlukan proses registrasi dan pengawasan BPOM.





