BusinessNasionalNews

Defisit APBN Rp135,7 Triliun,Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Terkendali

SOLUSIMEDIA.ID,JAKARTA-Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 28 Februari 2026 mencatat defisit sebesar Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi fiskal tetap terkendali di tengah dinamika global yang penuh tekanan.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa angka defisit tersebut masih berada dalam koridor yang telah ditetapkan dalam APBN 2026. Pemerintah, kata dia, terus menjaga keseimbangan antara belanja negara dan stabilitas fiskal.

BACA JUGA  KPP Pratama Maros Hadirkan Pojok Pajak di Kawasan PT Semen Tonasa

“APBN kita tetap menjadi shock absorber untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan di tengah ketidakpastian global,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita beberapa waktu lalu.

Dari sisi pendapatan, realisasi hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp358,0 triliun atau 11,4 persen dari target. Penerimaan pajak menjadi kontributor utama sebesar Rp245,1 triliun, diikuti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp68,0 triliun, serta kepabeanan dan cukai Rp44,9 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja negara tercatat Rp493,8 triliun atau 12,8 persen dari pagu APBN. Belanja tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp346,1 triliun dan transfer ke daerah Rp147,7 triliun.

BACA JUGA  Pajak Masamba dan Pajak Palopo Gelar Bimtek Pelaporan SPT Masa bagi Bendahara Instansi Pemerintah

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button