MakassarNews

Proyek PLTSa Siap Dibangun di TPA Manggala, Target Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR — Wali Kota Makassar bersama Bupati Gowa dan Bupati Maros resmi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Penandatanganan kolaborasi lintas daerah ini disaksikan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah konkret kawasan Mamminasata dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis energi (waste to energy), sekaligus menjawab tingginya timbulan sampah di wilayah Makassar, Gowa, dan Maros.

BACA JUGA  Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PSEL merupakan bagian dari program nasional untuk mengatasi persoalan sampah secara sistematis di perkotaan.

“Ini langkah penting untuk menjawab peningkatan timbulan sampah yang terus terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan  kerja sama yang menggunakan pendekatan aglomerasi  dimaksudkan agar penanganan sampah tidak dilakukan secara parsial.

Saat ini, timbulan sampah di Makassar mencapai sekitar 800 ton per hari. Dengan tambahan pasokan dari Gowa sekitar 150 ton dan Maros sekitar 50 ton per hari, fasilitas PLTSa diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik sebesar 20–25 megawatt.

BACA JUGA  Respon Cepat Damkarmat Kota Makassar Evakuasi Lansia Kondisi Rentan di Jalan Sunu

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button