
Sementara saat ini jumlah penduduknya mencapai 8 miliar jiwa dan kenaikan suhu mencapai 1,4 derajat.
Inilah, kata dia, titik awal terjadinya efek domino bencana. Bumi mengalami akumulasi bencana sehingga menimbulkan risiko bencana yang masif dan kompleks.
Dia menyebutkan terdapat multi bencana yaitu bencana hidrometeorologi, bencana pandemi, bencana geopolitik dan bencana geomagnetik.
“Hal ini diperparah dengan siklus bencana geologi yang berdampak pada keseimbangan air,” kata Danny Pomanto pada sela-sela acara di Hotel BNDCC, Nusa Dua, Bali, Rabu, (22/05/2024).
Sebagaimana contoh musim, kini tidak bisa ditebak lagi. Saat ini, banjir dan kekeringan bisa terjadi dalam satu tahun yang mana kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Berdasarkan pengalamannya, ia menceritakan bahwa, tahun lalu, Kota Makassar mengalami banjir dan kekeringan.
Kondisi ini membuat pemerintah kota mengambil tindakan mitigasi dan adaptasi yang adaptif secara sosial dan spasial.
“Kami belajar bahwa keterlibatan masyarakat dan kolaborasi multipihak dapat mempercepat pemulihan bencana,” ujar Danny di hadapan para tamu-tamu penting di Forum Air Internasional ini.





