
Setelah itu, kata Ari, mereka turun langsung ke lapangan melihat salah satu puskesmas , yakni puskesmas Kopo sesuai dari hasil pemaparan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung untuk melihat langsung program monitoring SPM, monitoring akreditasi dan BLUD”.
“Kami memilih kabupaten Bandung karena ini merupakan arahan dari Kementerian kesehatan Tim TPCB sedangkan untuk Kota Semarang akan menyusul tahap berikutnya,” ungkapnya.
“Kami berharap apa yang diperoleh dari Dinas Kabupaten Bandung bisa diadopsi, dan apa yang kita perbuat di Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dinkes Kabupaten Bandung belum dilakukan, itulah yang kita sharing,” tutup Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Ahmad Asyarie.





