
Sebanyak 800 pemuda mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini. Setelah diseleksi dan dikurasi, diperoleh 150 peserta yang akan mengikuti pelatihan sesuai acuan pengembangan SDM.
Oleh karena itu, Indira berpesan agar para pemuda yang menjadi peserta dalam kegiatan ini bisa mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.
“Di era digital ini, pemuda tidak boleh gaptek. Pemuda adalah calon estafet pemimpin di masa depan. Kalau tidak sungguh-sungguh, kita akan disingkirkan sama orang luar,” ucapnya.
“Kesempatan luar biasa ini tolong serap ilmunya baik-baik sehingga nanti ke depan bisa dimanfaatkan untuk menuju SDM yang lebih kompetitif di dunia industri 4.0 dan kita menjadi pemuda luar biasa, menjadi kebanggaan kota Makassar,” imbuh Indira.
Indira berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pengembangan kapasitas dan keterampilan pemuda Kota Makassar, menjadikan mereka lebih siap dalam menghadapi dan mengimplementasikan tantangan di era digital dan ekonomi modern yang semakin cepat perkembangannya.
“Pemuda itu harus semangat. Kegiatan ini adalah kegiatan yang positif yang dipersembahkan untuk pemuda kita, semoga menjadi berkah untuk kita semua,” pungkasnya.





