
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR,- Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad, secara resmi mendaftar di KPU Sulsel pada Kamis (29/8/2024).
Danny, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Makassar, dan Azhar, Ketua DPW PKB Sulsel, tiba di kantor KPU setelah melaksanakan Shalat Ashar di Masjid M. Yasiid. Mereka disambut hangat oleh para pendukung yang mengibarkan bendera partai pengusung, menjadi pasangan pendaftar kedua dalam Pilgub Sulsel 2024.
Pasangan yang dikenal dengan singkatan “DIA” ini berkomitmen untuk menjadikan Sulawesi Selatan sebagai pemimpin ekonomi di Kawasan Timur Indonesia dengan fokus utama pada pengembangan sektor pertanian, yang menyumbang sekitar 60% dari PDRB provinsi tersebut.
Mereka juga bertekad untuk memajukan pemerataan ekonomi antara utara dan selatan Sulsel, yang diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi ini hingga mencapai angka 2 triliun rupiah.
Danny Pomanto menyatakan keyakinannya akan perubahan positif yang dapat mereka bawa. “Kami siap membawa Sulawesi Selatan menuju masa depan yang lebih baik melalui pembangunan berkelanjutan,” ujar Danny setelah menyerahkan dokumen pendaftaran.
Azhar Arsyad menambahkan bahwa mereka memiliki visi untuk menciptakan pemerintahan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Dengan kerjasama solid, kami yakin bisa mencapai tujuan ini dan membuat Sulawesi Selatan lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi,” katanya.
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, mengonfirmasi bahwa berkas pendaftaran Danny dan Azhar telah memenuhi syarat dan proses verifikasi administrasi berjalan dengan lancar.
“Kami memastikan bahwa semua dokumen telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Hasbullah.
Dengan pengalaman Danny sebagai Wali Kota Makassar selama dua periode dan Azhar sebagai tokoh politik serta pengusaha, pasangan ini dianggap memiliki keunggulan dalam kontestasi Pilgub yang akan diadakan pada Desember mendatang.
KPU Sulsel menegaskan pentingnya menjaga proses pemilihan tetap adil dan demokratis, memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon untuk berkompetisi secara sehat.





