
Musakkar menambahkan bahwa tantangan ini perlu ditangani secara serius oleh pemerintah daerah melalui kajian mendalam, untuk memastikan bahwa upaya pembenihan dan pembibitan kepiting dapat dilakukan dengan efektif.
“Untuk sementara, jika pembudidaya kita menemukan kepiting yang bertelur, mereka akan memeliharanya dengan cara yang lebih sistematis,” ungkapnya.
Proses ini melibatkan pemisahan kepiting bertelur dari kelompoknya dan menempatkannya di tambak khusus hingga telur-telur tersebut menetas menjadi bibit baru yang siap dibudidayakan.
Musakkar juga menekankan bahwa keberhasilan pembibitan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi lingkungan, kualitas air, dan pasang surut laut.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan produktivitas kepiting di PPU dapat meningkat, memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi masyarakat setempat.





