
“Netralitas harus ditegakkan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik. Tingkat kepercayaan masyarakat sangat tergantung pada kerja-kerja kita. Karena kita termasuk dalam birokrasi yang harus netral,” tegas Arwin.
Selain itu, Arwin juga menekankan pentingnya persiapan logistik dan infrastruktur untuk Pilkada, seperti penempatan TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang mudah diakses oleh warga.
Ia berharap dengan kesiapan yang matang, tingkat partisipasi pemilih akan meningkat.
“Pun saya titip agar disiapkan gudang logistik Pilkada, penempatan TPS yang mudah diakses warga. Dengan begitu tingkat partisipasi pemilih terus meningkat,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Arwin juga mengapresiasi pengalaman Kecamatan Bontoala dalam Pilpres sebelumnya yang menjadi salah satu wilayah dengan proses pemungutan suara tercepat.
“Dengan pengalaman pilpres kemarin bahwa Bontoala menjadi tercepat, maka itu bisa terulang kembali,” ujarnya.
Selain membahas Pilkada, Arwin menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap program-program prioritasnya, seperti salat berjemaah, kegiatan Sabtu Bersih, serta pembersihan saluran drainase dan kanal.





