
Pun, Rusmuliyadi menjelaskan bahwa atas keberhasilan Alda tersebut menjadi inspirasi bagi banyak pemuda lainnya di Kaltim.
“Artinya, Alda yang usianya 21 tahun, tapi sudah berdampak kepada orang lain. Banyak mungkin pemuda Kaltim seperti itu, cuman belum tersentuh aja,” jelasnya.
Oleh karenanya, pihak Dispora kaltim akan terus berupaya untuk menjangkau lebih banyak pemuda-pemuda kaltim yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Melalui program pelatihan ini, diharapkan muncul lebih banyak pemuda seperti Alda yang mampu memberi dampak positif di lingkungannya,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan minat pemuda di masing-masing daerah.
“Setiap kabupaten dan kota memiliki pelatihan yang berbeda-beda, menyesuaikan dengan potensi lokal. Ini agar pelatihan lebih efektif dan relevan,” tutup Rusmuliyadi.





