
“Untuk itu mereka harus mempersiapkan diri sehingga jika telah menjadi pemimpin, pengusaha maupun organisator harus dilakukan dengan benar dan transparan,” tegasnya.
Kendati demikan, Ia berharap agar seminar tersebut berhasil meningkatkan integritas pemuda Kaltim dalam memimpin suatu kelompok maupun organisasi.
“Harapannya melahirkan pemuda kaltim yang kedepannya berhasil menjadi pemimpin seperti Gubernur, Bupati dan Walikota bahkan jika mampu menjadi Presiden dan Menteri yang merupakan penduduk asli Kaltim,” pungkasnya.
Sebagai informasi bahwa jumlah peserta yang mengikuti acara seminar tersebut berkisar 500 orang yang tergabung dari beberapa mahasiswa kampus lain dan sebagian besar dari kampus UINSI Samarinda.





