BusinessNewsRegionalRegionalSulawesi

OJK Sebut Sektor Keuangan Sulawesi Selatan Tumbuh Stabil, Kredit UMKM Meningkat

SOLUSIMEDIA.ID, Makassar, – Sektor jasa keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan tercatatnya pertumbuhan positif pada berbagai subsektor, termasuk kredit UMKM dan pasar modal.

Berdasarkan data terbaru, kredit untuk sektor UMKM di Sulawesi Selatan mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp61,52 triliun pada akhir Desember 2024, atau tumbuh 1,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencakup hampir 40 persen dari total kredit yang disalurkan oleh bank umum di wilayah tersebut.

Kredit Usaha Mikro Memimpin Penyaluran Kredit UMKM

Dalam hal penyaluran kredit UMKM, sektor usaha mikro menjadi yang terbesar. Kredit untuk usaha mikro tercatat mencapai Rp34,34 triliun, yang berkontribusi sebesar 55,81 persen terhadap total kredit UMKM yang disalurkan. Sebanyak 910.178 debitur di Sulawesi Selatan telah menerima manfaat dari kredit UMKM ini, memperlihatkan peran penting sektor ini dalam perekonomian lokal yang semakin berkembang.

Pasar Modal Terus Berkembang di Sulawesi Selatan

Sektor pasar modal di Sulawesi Selatan juga menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat positif. Total Surat Izin Deposito (SID) investor pasar modal mencapai 400.517 SID pada Desember 2024, meningkat 25,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar investor di pasar modal Sulawesi Selatan terlibat dalam investasi reksa dana, yang jumlahnya tumbuh 26,12 persen, mencapai 382.599 SID.

BACA JUGA  Muh. Dahyal Hadiri Rakor RPJMD Penurunan Stunting di Kota Makassar

Di sisi transaksi saham, nilai yang tercatat hingga Desember 2024 mencapai Rp22,64 triliun, dengan peningkatan sebesar 20,19 persen dibandingkan tahun 2023. Peningkatan ini menunjukkan bahwa minat terhadap pasar modal di Sulawesi Selatan terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi.

Sektor Perasuransian dan Dana Pensiun Tumbuh Positif

Dalam sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun, tercatat adanya tren pertumbuhan yang positif. Premi asuransi umum pada November 2024 tumbuh 1,71 persen, sementara premi asuransi jiwa meningkat lebih tajam sebesar 11,91 persen, mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi keuangan melalui asuransi.

Sektor dana pensiun juga mengalami perkembangan yang baik, dengan total aset dana pensiun pada November 2024 tumbuh sebesar 4,94 persen menjadi Rp1,61 triliun. Begitu juga dengan sektor penjaminan, yang mengalami kenaikan sebesar 5,88 persen, mencapai Rp738 miliar.

Lembaga Pembiayaan dan Fintech Di Sulawesi Selatan Alami Peningkatan Pesat

Sektor lembaga pembiayaan, termasuk perusahaan pergadaian dan fintech, juga menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Total piutang pembiayaan yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan di Sulawesi Selatan meningkat 9,71 persen, mencapai Rp18,95 triliun. Di sektor perusahaan pergadaian, total pinjaman yang disalurkan tumbuh sebesar 27,78 persen, mencapai Rp7,47 triliun.

BACA JUGA  DPPKB Makassar Perkuat Peran Remaja Melalui Sosialisasi Program MABBARANI

Sektor fintech juga berkembang pesat, dengan outstanding pinjaman pada fintech peer-to-peer lending mengalami kenaikan yang sangat signifikan, tumbuh 49,04 persen, mencapai Rp1,73 triliun. Meskipun demikian, sektor ini berhasil menjaga tingkat wanprestasi pada angka yang sangat rendah, yakni 1,57 persen, yang menunjukkan pengelolaan risiko yang baik dalam sektor fintech.

Namun, sektor perusahaan modal ventura menghadapi tantangan, dengan pembiayaan modal ventura mengalami kontraksi sebesar -2,48 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa sektor ini memerlukan perhatian lebih untuk dapat kembali tumbuh dengan lebih optimal.

OJK Fokus pada Penguatan Stabilitas Sektor Keuangan

Secara keseluruhan, sektor keuangan di Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja yang stabil dan terus berkembang di berbagai subsektor.

Kredit UMKM, pasar modal, asuransi, dan lembaga pembiayaan tercatat mengalami pertumbuhan yang positif, sementara sektor modal ventura masih membutuhkan penyesuaian agar dapat tumbuh lebih optimal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Sulawesi Selatan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button