
Kinerja Positif di Sektor Perbankan dan Asuransi
Sektor perbankan Indonesia menunjukkan kinerja positif, dengan pertumbuhan kredit pada Januari 2025 tercatat sebesar 10,27 persen yoy, mencapai Rp7.782 triliun.
Pertumbuhan kredit investasi mencatatkan angka tertinggi, yakni 13,22 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 5,51 persen yoy menjadi Rp8.879,2 triliun.
Likuiditas perbankan tetap terjaga dengan rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang berada di angka 211,20 persen, jauh di atas batas minimum.
Sektor asuransi Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp1.146,47 triliun pada Januari 2025, meningkat 2,14 persen yoy, meskipun ada penurunan pendapatan premi pada asuransi komersil sebesar 4,10 persen yoy.
Di sisi lain, sektor dana pensiun menunjukkan pertumbuhan yang positif dengan total aset mencapai Rp1.516,20 triliun, meningkat 7,26 persen yoy.
Peningkatan Sektor Pembiayaan dan Fintech
Sektor pembiayaan Indonesia juga menunjukkan kinerja solid, dengan piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan (PP) tumbuh 6,04 persen yoy menjadi Rp504,33 triliun pada Januari 2025.
Sektor fintech peer-to-peer lending (P2P) juga berkembang pesat, dengan outstanding pembiayaan tumbuh 29,94 persen yoy menjadi Rp78,50 triliun.





