
“Kami menawarkan beberapa aspek-aspek alternatif, dan kami upayakan untuk memberikan ruang pak wali supaya paparkan ide, gagasan inovatif. Itu agar diketahui oleh negara lain yang hadir,” tuturnya.
“Negara yang ikut sementara ini, terkonfirmasi yaitu, Malaysia, Filipina, Thailand, Jepang dan Korea Selatan,” tutup Prof Sukri.
(*)





