
Langkah ini menunjukkan upaya berkelanjutan pemerintah kota untuk memastikan setiap layanan publik berorientasi pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Layanan-layanan yang menjadi fokus dalam penilaian virtual antara lain adalah Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), Taman Hasanuddin Ruang Bermain Ramah Anak, Satuan Pendidikan Ramah Anak, dan Rumah Ibadah Ramah Anak, serta beberapa layanan lainnya yang mendukung terwujudnya kota ramah anak.
Keseluruhan layanan ini bertujuan untuk memenuhi hak anak dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu pendidikan, kesehatan, tempat bermain, maupun perlindungan hukum.
Visi Kota Makassar untuk menjadi Kota yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan (MULIA) semakin terlihat melalui komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bahwa hak anak terpenuhi.
Sebagai kota yang telah memperoleh peringkat “Nindya” pada evaluasi KLA tahun 2023, Makassar bertekad untuk terus meningkatkan pencapaiannya.
Dengan upaya yang lebih intensif dan konsisten, diharapkan pada evaluasi 2025, Kota Makassar dapat meraih peringkat yang lebih tinggi dan semakin mendekati cita-cita menjadi Kota Layak Anak yang ideal.





