MakassarNews

DP3A Makassar Gelar Verifikasi KLA 2025, Evaluasi Lintas Sektor Digelar Hybrid

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi anak-anak.

Inisiatif ini digerakkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), yang menyelenggarakan proses verifikasi Kota Layak Anak (KLA) secara hybrid, menggabungkan pertemuan daring dan luring.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Makassar, serta melibatkan berbagai pihak lintas sektor, mulai dari perwakilan instansi pemerintah, unsur Forkopimda, hingga organisasi masyarakat sipil yang memiliki perhatian khusus terhadap isu-isu perlindungan anak.

Proses verifikasi kali ini merupakan lanjutan dari tahapan evaluasi mandiri yang sebelumnya telah dilakukan untuk menilai pemenuhan seluruh klaster hak anak.

Kini, tahapan verifikasi berlanjut dengan format hybrid, yang tak hanya menghadirkan peserta secara fisik di Ruang Sipakalebbi, Kantor Walikota Makassar, tetapi juga mempertemukan para evaluator Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melalui platform Zoom Meeting.

BACA JUGA  Target WBK 2026, Rektor Unhas Tekankan Peran SDM dan Kepemimpinan Unit Kerja

Sebanyak 11 unit layanan yang telah dinyatakan ramah anak turut diperiksa secara virtual dalam sesi penilaian lapangan.

Langkah ini menunjukkan upaya berkelanjutan pemerintah kota untuk memastikan setiap layanan publik berorientasi pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.

Layanan-layanan yang menjadi fokus dalam penilaian virtual antara lain adalah Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), Taman Hasanuddin Ruang Bermain Ramah Anak, Satuan Pendidikan Ramah Anak, dan Rumah Ibadah Ramah Anak, serta beberapa layanan lainnya yang mendukung terwujudnya kota ramah anak.

BACA JUGA  Hari Pertama Aktif Jadi Wali Kota Pascacuti Pilkada, Danny Pomanto Gelar Salat Subuh Berjamaah: Jaga Kota, Jaga Demokrasi!

Keseluruhan layanan ini bertujuan untuk memenuhi hak anak dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu pendidikan, kesehatan, tempat bermain, maupun perlindungan hukum.

Visi Kota Makassar untuk menjadi Kota yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan (MULIA) semakin terlihat melalui komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bahwa hak anak terpenuhi.

Sebagai kota yang telah memperoleh peringkat “Nindya” pada evaluasi KLA tahun 2023, Makassar bertekad untuk terus meningkatkan pencapaiannya.

Dengan upaya yang lebih intensif dan konsisten, diharapkan pada evaluasi 2025, Kota Makassar dapat meraih peringkat yang lebih tinggi dan semakin mendekati cita-cita menjadi Kota Layak Anak yang ideal.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button