
“Terima kasih kepada UNCRD dan Pemerintah Jepang atas undangan ini. Kesempatan ini sangat berharga bagi Kota Makassar untuk belajar langsung dari kota-kota lain di Asia Pasifik dalam membangun sistem kota yang tangguh terhadap bencana, serta menjamin keselamatan dan kesejahteraan warganya,” ujar Aliyah Mustika Ilham, Rabu (14/05/2025).
Salah satu pembahasan penting dalam forum ini adalah pemanfaatan teknologi canggih seperti penggunaan sensor yang dimiliki oleh Nihon Suido Ltd. untuk mendeteksi tingkat sedimentasi pada saluran air sehingga akan memudahkan rencana pembersihan oleh instansi terkait.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta juga dijadwalkan mengunjungi Disaster Reduction and Human Renovation Institution (DRI)—fasilitas edukasi yang memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi anak-anak, pemuda, hingga masyarakat umum.
Keikutsertaan Kota Makassar dalam kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus memperkuat ketangguhan wilayah terhadap bencana serta menjalin kerja sama global dalam membangun kota masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.
(*)





