
Sementara itu, sebagian peserta masih menanti hasil akhir seleksi. Rini menambahkan bahwa pihaknya bersama BKN (Badan Kepegawaian Negara) berfokus menyelesaikan proses pengangkatan CPNS pada bulan Juni dan PPPK pada bulan Oktober tahun ini.
Selain menyelesaikan seleksi, pemerintah juga tengah menata ulang struktur ASN, menyesuaikan dengan pembentukan sejumlah kementerian baru.
“Sampai saat ini kami masih fokus menyelesaikan casn 2024, jadi kita belum berencana buka CASN lagi, karena kita masih menata kembali bagaimana kebutuhan kita, juga dengan kementerian baru,” jelas Rini.
Di tengah dinamika seleksi CASN 2024, mencuat pula kabar mengejutkan: sebanyak 1.967 peserta CPNS 2024 memilih mundur, meski telah dinyatakan lulus.
Angka tersebut setara 12,12 persen dari total 16.167 formasi kosong yang diisi melalui proses optimalisasi.
Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, mengungkap bahwa alasan utama pengunduran diri adalah lokasi penempatan yang terlalu jauh dari domisili peserta.
Terbanyak berasal dari calon dosen di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dengan 640 peserta mundur.





