
Ia memaparkan tiga aspek utama yang menjadi indikator rumah sehat dan layak huni, yakni aspek fisik bangunan, kesehatan lingkungan, serta keamanan dan kenyamanan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, H. Hamna Faisal menambahkan, Rumah layak huni adalah rumah yang memenuhi standar kelayakan kebersihan, keamanan, kenyamanan dan keselamatan.
“Rumah layak huni itu nggak bisa cuma dilihat dari bentuk luarnya. Harus diperhatikan juga strukturnya aman, ada akses air bersih, listrik, sanitasi, dan lingkungan yang mendukung hidup sehat,” jelasnya.
Untuk itu, lanjutnya, Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR terus mendorong rumah layak huni untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah, termasuk di Kota Makassar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menjelaskan bahwa rumah yang tidak sehat sangat rentan menjadi sumber berbagai penyakit pada anak.
“Maka pentingnya pendekatan kesehatan lingkungan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Rumah sehat tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tapi juga kesehatan mental, meningkatkan produktivitas keluarga, serta menciptakan lingkungan yang harmonis,” tuturnya.





