
Dana kelurahan juga dialokasikan untuk pembinaan, pencegahan stunting, dan rehabilitasi sarana rumah tangga.
Sinergi lintas sektor pun terlihat kuat, dengan dukungan aktif dari Dinas Pendidikan, Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, KUA, hingga sejumlah perguruan tinggi seperti Unhas, UNM, UMI, dan UIT.
Kolaborasi mencakup edukasi, pengabdian masyarakat, serta layanan berbasis riset dan akademik.
“Kami optimistis Makassar mampu menjadi contoh kota dengan keluarga unggul dan inklusif,” tutup Arwinah.
(*)





