
Lurah Manggala, Arwinah Aminuddin, menambahkan bahwa Kampung KB di wilayahnya telah diresmikan sejak 11 Agustus 2017, mencakup dua wilayah dengan luas 3,4 km² dan 72 RT serta 13 RW. Berdasarkan data SIGA per Maret 2025, terdapat sekitar 6.400 keluarga yang menjadi sasaran program ini.
Berbagai inovasi telah dihadirkan Kampung KB Manggala. Di antaranya Kelas Hari Pertama Kelahiran bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unhas untuk pendampingan ibu hamil dan balita, serta Senanduk (Semangat Lansia Berdaya Unggul dan Kompetitif), sekolah lansia berbasis produktivitas. Produk kerajinan mereka bahkan telah dipamerkan di pusat perbelanjaan di Makassar.
Inovasi lainnya adalah Rumah Dataku Digital, sistem pendataan berbasis teknologi yang memuat informasi keluarga, kesehatan, pendidikan, dan potensi wilayah.
Juga ada program Sampah Terkemas, yang mendorong warga memilah dan mengelola sampah secara mandiri.
Kelurahan Manggala telah menetapkan berbagai Surat Keputusan (SK) untuk mendukung penguatan kelembagaan, termasuk pembentukan kelompok seperti Bina Keluarga Remaja (BKR), PKL, dan Sekolah Lansia.





