Ukraina Bantah Klaim Iran Soal Serangan di Dubai, Sebut Informasi Tidak Benar

SOLUSIMEDIA.ID — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Heorhii Tykhyi, membantah klaim Iran terkait serangan terhadap gudang senjata anti-drone Ukraina di Dubai, Uni Arab Emirat. Ia menegaskan pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta.
“Rezim Iran seringkali menyebarkan informasi menyimpang dan ini tidak berbeda jauh dari Rusia. Pernyataan terbaru Iran soal serangan ke gudang senjata anti-drone Ukraina adalah sebuah kebohongan,” ungkapnya, dikutip dari United24, Minggu (29/3/2026).
Sebelumnya, Iran disebut mengancam akan melakukan serangan terhadap Ukraina, menyusul dugaan keterlibatan negara tersebut dalam membantu Israel di tengah konflik kawasan Timur Tengah.
Kirim Ratusan Pakar Militer ke Timur Tengah
Tykhyi mengungkapkan adanya kerja sama yang saling menguntungkan antara Ukraina dan sejumlah negara Teluk. Ia menyebut sistem pertahanan anti-drone Ukraina dinilai mampu melindungi infrastruktur sipil di kawasan tersebut.
Sekitar 201 pakar militer Ukraina diketahui telah dikirim ke beberapa negara, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Kuwait. Para pakar tersebut bertugas membantu menghadapi potensi ancaman serangan drone Iran di wilayah Timur Tengah.





