
Dinas Kesehatan, kata dia, siap bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup, komunitas lokal, sektor pendidikan, serta elemen masyarakat lainnya untuk memperluas kampanye kesadaran lingkungan.
Selain mengajak masyarakat untuk aktif dalam kegiatan lingkungan, dr. Nursaidah juga menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mulai dari rumah tangga.
“Dimulai dari rumah, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga menjaga kebersihan saluran air. Semua itu memberi dampak besar terhadap kesehatan lingkungan sekitar kita,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu tumbuhnya budaya kolektif peduli lingkungan, khususnya di kalangan generasi muda Kota Makassar. Ia berharap anak muda dapat menjadi pelopor gerakan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan modern.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Dinas Kesehatan Kota Makassar juga akan terus melakukan edukasi melalui program penyuluhan serta posyandu lingkungan.
Program ini diharapkan mampu memperkuat peran aktif masyarakat dalam mencegah berbagai penyakit yang berbasis lingkungan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).





