
“Ini adalah momentum yang cukup bagus agar para Bupati dan Wali Kota mengambil langkah-langkah untuk bagaimana mendaftarkan ASN-nya atau non ASN-nya supaya tercover dengan jaminan ketenagakerjaan,” harap Agus.
Ia menambahkan, meski cakupan saat ini baru mencapai 47%, seluruh kepala daerah menunjukkan optimisme yang tinggi untuk mencapai target nasional.
“Masih sekitar 68% target yang harus kita capai, tetapi melihat tadi para Bupati dan seluruh yang hadir disini ada optimisme. Kerja ini harus kerja kolaborasi harus kita saling sinergi agar bagaimana semua program-program pemerintah bagimana dengan asta cita Bapak Presiden Prabowo dengan pertumbuhan 8% kedepan bisa kita laksanakan,” tambahnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sulama, Mintje Wattu, dalam paparannya mengungkapkan bahwa dari potensi 2,8 juta pekerja di Sulsel, baru 1,327 juta atau 47 persen yang telah menjadi peserta aktif.
Target RPJPD Sulsel 2045 ditetapkan sebesar 79,22%, dengan target antara tahun 2025 sebesar 62,93% atau sekitar 1,76 juta peserta.
Berdasarkan data terkini, Kabupaten Toraja mencatat tingkat kepesertaan tertinggi di tingkat kabupaten/kota dengan capaian 70,07 persen.





